KOMPAS.com - Lapar merupakan alarm alami bahwa tubuh kita membutuhkan makanan. Tubuh memerlukan makan
sebagai bahan bakar untuk beraktivitas. Makan merupakan rutinitas yang
tidak boleh Anda lewatkan apapun kondisinya, baik saat Anda berdiet,
sibuk dengan pekerjaan dan sebagainya.
Makan memungkinkan tubuh
tercukupi kebutuhan nutrisinya. Nutrisi dari makanan diperlukan tubuh
untuk tumbuh berkembang dan menjaga kesehatan secara keseluruhan.
Saat
makan, Anda bisa mendapatkan berbagai nutrisi penting seperti vitamin,
mineral, dan zat gizi lain yang dapat melindungi tubuh Anda dari
serangan penyakit. Nah, yang menjadi pertanyaannya adalah, pernahkah
Anda mengalami lapar sesaat setelah Anda makan? Jika pernah, Anda tidak
perlu khawatir karena ini merupakan hal yang wajar.
Berikut 5 hal yang dapat membuat Anda lapar setelah makan :
1. Tidak mengonsumsi sayuran
Usahakan
tetap memasukkan sayuran dalam setiap menu masakan Anda. Sayuran banyak
mengandung folat yang baik untuk mengatasi kelelahan, depresi, dan
kelebihan berat badan. Sayuran hijau juga tinggi vitamin K, yaitu
bertugas mengatur insulin untuk membantu mencegah rasa lapar setelah
makan.
2. Dehidrasi
Saat kekurangan
cairan tubuh akan mengirimkan sinyal lapar, sama halnya saat tubuh butuh
makanan. Jika Anda merasa lapar padahal baru saja makan cobalah minum
banyak air, bisa jadi itu bukan lapar tapi kekurangan cairan.
3. Terlalu banyak minum soda
Minuman
bersoda, es teh, dan semua minuman yang bercitarasa manis merupakan
sumber fruktosa tinggi. Sebuah penelitian dari University of California
menyatakan bahwa fruktosa dapat mengelabui otak untuk makan lebih banyak
lagi, bahkan saat Anda sudah kenyang. Fruktosa menghambat kemampuan
tubuh untuk menggunakan leptin, yaitu hormon yang memberitahu bahwa
perut Anda sudah kenyang.
4. Gangguan visual
Tidak
jarang pula saat Anda selesai makan, Anda melihat makanan tertentu yang
mengundang selera. Hal inilah yang merangsang otak Anda untuk
memunculkan kembali rasa lapar, padahal sebenarnya perut Anda sudah
kenyang.
5. Terlalu banyak mengonsumsi makanan kalengan
Sebagian
besar makanan kalengan banyak mengandung bahan kimia seperti
bisphenol-A, ataupun BPA. Zat kimia ini dapat menyebabkan leptin menjadi
abnormal sehingga memicu rasa lapar datang terus-menerus, yang pada
akhirnya membuat berat badan Anda bertambah.
Bagi Anda yang
sedang diet, memang dianjurkan untuk makan lebih sering, tapi dalam
porsi yang lebih kecil. Namun, jika Anda menuruti rasa lapar dengan
makan terlalu banyak, maka bersiap-siaplah untuk menambah ukuran baju
Anda. Oleh karena itu, dengan memahami 5 penyebab lapar setelah makan
diharapkan Anda bisa mengurangi asupan kalori tubuh Anda untuk diet yang
lebih sehat. (dan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar